Tahap Persiapan dalam Budidaya Akuaponik yang Wajib Diketahui
Persiapan-persiapan dalam budidaya akuaponik hendaknya
mengacu pada standar prosedur yang baik. Dengan dimikian, proses budidaya dapat
dilaksanakan di lapangan dengan baik, terlebih lagi jika pembudidaya memiliki
pengalaman dari yang pernah dilakukan sebelumnya, termasuk kajian-kajian ilmiah
dari para pelaku terkait. Adapun yang termasuk dalam persiapan budidaya yang
baik adalah persiapan kolam/bak pemeliharaan, pemilihan ukuran benih dan padat
tebar, serta kegiatan dalam rangka penyiapan media tanaman dan benih tanaman.
Persiapan Kolam/Bak Pemeliharaan
1. Sumber air. Sumber air yang
dibutuhkan untuk pembenihan dan pembesaran hendaknya memenuhi kriteria-kriteria
khusus kualitas air yang dibutuhkan oleh ikan sehingga ikan dapat tumbuh dengan
optimal. Lebih baik menggunakan air sumur, jangan menggunakan air permukaan. Jika
menggunakan air PAM di diamkan semalam dulu sebelum digunakan.
2. Kualitas dan kuantitas air. Selain kualitas,
jumlah atau kuantitas juga merupakan suatu syarat mutlak yang harus dipenuhi.
3. Keamanan tempat dan lokasi. Keamanan baik
dari segi bencana alam maupun keamanan dari faktor sosial. Lokasi yang
direncanakan untuk kegiatan harus bebas dari banjir. Jarak limpahan air saat
hujan lebat berdasarkan riwayatnya di daerah tertentu dapat dijadikan
pertimbangan.Dari segi sosial yaitu aman dari pencurian.
4. Perlakuan kolam. Kolam memerlukan
perlakuan untuk meningkatkan plangkton-plankoton dan mikroorganisme yang
bermanfaat untuk air kolam. Perlakuan juga ditujukan untuk mensterilkan racun
dan bibit penyakit. Sehingga air kolam layak untuk kegiatan budidaya.
5. Pemilihan bibit tanaman.
Ada berbagai macam pilihan sayuran yang bisa anda tanam dengan metode
akuaponik, terutama dari jenis sayuran hijau seperti sawi, kubis, bayam,
kangkung, cesin dll.
Persiapan Benih dan Padat Penebaran
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembudidayaan ikan dengan sistem
akuaponik adalah mengenai ukuran benih dan padat tebaran. Berikut ini adalah
ukuran benih serta padat penebaran yang diterapkan pada beberapa jenis ikan
yang dapat diperlihara pada sistem akuaponik.
1. Media ikan dapat
dibentuk dengan membuat kerangka dahulu dari bambu atau alumunium, kerangka
paling umum adalah berbentuk persegi dengan kerangka utama ditiap sudut
kolamnya
2. Kerangka tersebut
dilapisi terpal untuk menahan airnya pada bagian atasnya
3. Jika diperlukan
dapat dibuat lubang untuk memasang pipa pembuangan
4. Taburkan sekitar
1-2 ons NPK 16-16-16 lalu disiram 1 Liter EM4 ke dalam air. Ini untuk
merangsang zat renik dalam kolam serta menekan pertumbuhan mikroorganisme
patogen dalam air kolam.
5. Masukkan ikan ke dalam kolam yang sudah ternutrisi.
Jenis ikan yang umum digunakan adalah lele dengan tingkat panen lebih cepat, namun ikan ini lebih cepat menimbulkan kotoran pada kolam, sedangkan alternatif lainnya antara lain:
1. Ikan mas. Umumnya ukuran ikan mas
yang dipelihara sekitar 10-50 g per ekor. Padat tebar yang digunakan berkisar
20 ekor per m2.
2. Ikan nila. Umumnya ukuran ikan nila
yang dipelihara sekitar 10- g per ekor. Padat tebar yang digunakan berkisar
100-150 ekor per m2.
3. Ikan gurame. Ukuran awal yang
diperlihara dengan berat 200-250 g per ekor dengan padat tebar 10 ekor/m2.
4. Ikan lele. Ukuran awal yang
dipelihara 100-125 g per ekor. Padat tebar untuk pemeliharaaan ikan lele
100-150 ekor per m2.
5. Ikan patin. Ukuran yang dipelihara
yaitu 10-15 g per ekor dengan kepadatan tebar 15 ekor/m2.
Referensi:
Zalukhu,
et al. 2016. Pemeliharaan Ikan Nila
Dengan Padat Tebar Berbeda Pada Budidaya Sistem Akuaponik. Jurnal Akuakultur
Rawa Indonesia, 4(1) :80-90. Fakultas Pertanian UNSRI.
Persiapan Budidaya Akuaponik Perikanan. Diakses pada 3
Agustus 2020 dari http://www.randifarm.co.id/2011/03/persiapan-budi-daya-akuaponik-perikanan.html
Cara
Budidaya Tanaman AKuaponik Secara Sederhana. Diakses pada 3 Agustus 2020 dari https://www.superindo.co.id/korporasi-keberlanjutan/superindoberkebun/gardening_tips_detail/cara_budidaya_tanaman_secara_aquaponik_sederhana



Komentar
Posting Komentar