Model Akuaponik Nutrient Film Technique (NFT), Apa Saja Karakteristiknya?
Model Akuaponik NFT
Cara Kerja Model Akuaponik NFT
Kelebihan NFT
- Air yang digunakan untuk mengaliri tanaman amat kecil, sehingga pompa yang digunakanan cukup kecil.
- Mudah memeriksa akar untuk tanda penyakit, kecukupan pakan, dll karena tidak adanya media tanam.
- Konsumsi air dan nutrisi rendah.
- Ramah lingkungan.
- Relatif mudah dalam perawatan.
- Akar tanaman dapat mempertahankan pH
Kekurangan NFT
- Sangat rentan pada perubahan cuaca. Sehingga akar tanaman yang menghadapi perubahan suhu yang begitu singkat akan mati.
- Membutuhkan tambahan proses biofiltrasi karena biofiltrasi yang berlangsung pada media tanam tidak mencukupi.
- Hanya tanaman sayuran yang menyenangi banyak air saja yang bisa ditanam.
- Persemaian tidak bisa dilakuakan dengan model aquaponik NFT. Sehingga persemaian harus dikerjakan di tempat yang lain.
- Penggunaan listrik yang relatif tinggi. Hal tersebut dikarenakan pompa listrik harus beroperasi selama 24 jam agar akar tanaman terus terbasahi dengan air yang mengalir. Apabila sesaat saja pompa padam maka akan mengakibatkan akar-akar tanaman kekeringan.
Syarat yang Harus Dipenuhi
Beberapa syarat model akuaponik NFT yang harus diperhatikan agar dapat berjalan optimal, antara lain:
- Penyedian peralatan utama berupa bed (talang), tangki penampung (tandon air), dan pompa serta genset jika sering padam aliran listriknya.
- Gunakan bed atau talang rumah tangga dengan ukuran panjang sekitara 4 meter dan lebar 13 – 17 cm.
- Usahakan kemiringan talangnya (1-5%) untuk mengalirkan larutan nutrisi.
- Aliran air yang masuk kecepatannya jangan terlampau cepat.
- Bukaan kran diatur pada kisaran 0.3-0.75 L/menit).
- Aliran air, oksigen dan nutrisi dilakukan secara konstan dengan ketebalan arusnya kira-kira 2-3 mm.
- Tanaman yang dibudidayakan berusia pendek sekitar 30 – 45 hari.
Tanaman yang Bisa Dibudidayakan
Tanaman yang bisa dibudidayakan dengan sistem aquaponik model NFT adalah sayuran daun dengan umur panen yang singkat. Seperti selada, kangkung, sawi, basil, dll.
Peran Filter dalam Model NFT
Dalam Akuaponik NFT, fungsi filter sangat penting. Terutama untuk filter kotoran padat agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman dalam sistem akuaponik. Selain itu, biofilter berfungsi untuk mengurai kotoran yang tidak bisa terserap oleh tanaman. Media yang digunakan dalam membuat biofilter adalah potongan tali rafia. Pembatasnya menggunakan plastik tebal yang dilubangi menggunakan bor. Untuk pipa yang digunakan sebaiknya berukuran 1 inci.
Perawatan Biofilter dalam Model Akuaponik NFT
Referensi :
Apriyanti, R.N. dan D.S. Rahimah. 2016. Akuaponik Praktis. Depok : PT
Trubus Swadaya.
https://mamanabee.wordpress.com/tag/nft/
https://mydiyagro.blogspot.com/2019/03/aquaponik-syarat-aquaponik-nft.html
https://smartgardenguide.com/nft-hydroponics/
Val. 2018. What is the Nutrient Film Technique - NFT? How does it work?. Diakses pada 13 Juli. https://www.greenandvibrant.com/nutrient-film-technique.


Komentar
Posting Komentar